Doa Zakat Fitrah: Saat Menyerahkan & Menerima
By the Editorial Team · reviewed against our sources · updated September 2026 · guidance, not a fatwa
Selain niat, dianjurkan berdoa saat menunaikan dan menerima zakat.
Doa ketika menerima zakat (dibaca amil/penerima untuk pemberi)
آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا وَبَارَكَ لَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ
Ājarakallāhu fīmā a’thaita wa ja’alahu laka thahūran wa bāraka laka fīmā abqaita.
Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, menjadikannya penyuci bagimu, dan memberkahi harta yang engkau sisakan.”
Doa ketika menyerahkan zakat
Pemberi dianjurkan berdoa agar zakatnya diterima, misalnya: “Rabbanā taqabbal minnā innaka antas-samī’ul-‘alīm” — “Ya Tuhan kami, terimalah dari kami; sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Informasi ini bersifat panduan umum, bukan fatwa. Ketentuan zakat dapat berbeda menurut mazhab — pastikan kepada ulama atau lembaga zakat resmi (mis. BAZNAS) sebelum menunaikannya.
Frequently asked questions
Apa doa menerima zakat fitrah?
“Ājarakallāhu fīmā a'thaita wa ja'alahu laka thahūran wa bāraka laka fīmā abqaita” — semoga Allah memberi pahala, menjadikannya penyuci, dan memberkahi harta yang tersisa.
Apa doa saat menyerahkan zakat?
Dapat membaca “Rabbanā taqabbal minnā innaka antas-samī'ul-'alīm” — Ya Tuhan kami, terimalah dari kami.